Senin, 18 Oktober 2010

Adam

.
Aku adam.
Disini tak ada; aku
Mengingat debu dari lempung itu
Diambang mati kan berkata;
Aku tak punya jejak yang akan kutinggalkan
Aku bebas merdeka
Masa depanku ditangan
Dan akan segera kutembus hidup
Aku akan lahir lepas, yatim piatu
Memilih huruf lazuardi buat namaku

gm


Kamis, 07 Oktober 2010

Hati Bersih Dapat Melihat

.
Kau dapat melihat yang tak terlihat,
seberapa sering rasamu hadir di rasaKu.

Tatapmu bergantung pada satu hal.
Ada dalam persemayaman sukma kita.

Semakin sering kita bercengkrama mesra,
maka kau akan dapat lihat rasaKu.

Hadir dalam rasamu.



Kamis, 30 September 2010

Cintaku

.
Tempatku tak terlihat, tapakku tak berjejak,
Aku bukan milik tubuh dan jiwa ini.

Kubuang dualitas, kupandang semesta satu mata,
Satu saja yang kucari, kukenal, kulihat dan kuseru.

Dia lah yang awal dan akhir, aku pecinta Kekasih,
Sang pemilik sukma dan rasa.

Cintaku terbang tinggi kelangit tujuh,
Setiap saat mencampakkan ratusan tabir.

Pertama kusangkal takdir hidup,
Pada akhirnya ku berjalan tanpa kaki.

Cintaku pada dunia telah raib,
Tak pedulikan lagi yang nampak pada mata.

Kupandang terbalik dunia bentuk,
Menembus hakikat segala sesuatu.



Pernyataan Cinta

.

Bila tak kunyatakan keindahan Mu dalam kata,

Kusimpan kasih Mu dalam dada.


Bila kucium harum mawar tanpa cinta,

Segera bagai api bakarlah aku saja.


Meskipun aku diam tenang bagai ikan,

Tapi aku gelisah pula bagai ombak dalam lautan.


Kau yang telah menutup rapat bibirku,

Tariklah hadirku ke dekat Mu.


Apakah maksud-Mu? Mana kutahu?

Aku hanya tahu bahwa aku siap dalam iringan ini selalu.


Meskipun aku tinggal tersembunyi dan tidak bicara,

Di hadirat Kasih aku jelas dan nyata.


Aku bagai benih di bawah tanah,

Aku menanti tanda musim semi.


Hingga tanpa nafasku sendiri aku dapat bernafas wangi,

Dan tanpa kepalaku sendiri aku dapat membelai kepala lagi.




Sabtu, 04 September 2010

Terima Kasih

.

Terima kasih ya Tuhan.

Aku telah sampai padaMu lagi.


Aku tlah bebas dari tali perpisahan.

Terima kasih banyak ku ucapkan.


Karna Kau sediakan anggur ketiadaan.

Yang terus membuatku mabuk kekal.




Rabu, 01 September 2010

Kembali Kepada Tuhan

.
Jika engkau belum mempunyai ilmu, hanyalah prasangka.
Maka milikilah prasangka yang baik tentang Tuhan. Begitulah caranya.
Jika engkau hanya mampu merangkak.
Maka merangkaklah kepadaNya! Jika engkau belum mampu berdoa dengan khusyuk.
Maka tetaplah persembahkan doamu
yang kering, munafik dan tanpa keyakinan;

Karena Tuhan, dengan rahmatNya
akan tetap menerima mata uang palsumu
Jika engkau masih mempunyai seratus keraguan mengenai Tuhan,
maka kurangilah menjadi sembilan puluh sembilan saja. Begitulah caranya wahai pejalan
Biarpun telah seratus kali engkau ingkar janji,
Datang dan datanglah lagi Karena Tuhan telah berfirman:
“Ketika engkau melambung ke angkasa
ataupun terpuruk ke dalam jurang,
ingatlah kepadaKu, karena Akulah jalan itu.”


rumi


Jumat, 30 April 2010

Kesadaranku

.
Sebentar tadi petang meremang.
Pisahkan malam dari siang.

Kala malam kelam tenggelam.
AuraMu gumun menebar harum.

Kini ku luruh rindu dalam sepi.
Hanya bisa tatap diri sendiri.

kris


Senin, 19 April 2010

CintaMu

.
CintaMu tlah menjorokkan aku.
Kedalam kubangan salah paham.

CintaMu tlah mengubah diriku.
Menjadi bukan lagi diriku.

Kau lah hakikat terik mentari.
Aku cuma bayang daun cemara.

Ketika Kau sinari kepalaku.
Aku mengecil, cair dan lenyap.

kris


Pertama

.
Pertama kali kulihat Cinta.
Kulempar hatiku dikakiNya.

Lalu kubertanya pada Cinta.
"Sungguh Kau dan aku dua?"

Cinta bilang, "Kita adalah satu,
kalau dua pasti matamu juling"

kris


Antara Mimpi

.
Kepala yang tertidur diatas bantal itu.
Lenyap diantara mimpi-mimpi.

Jika kau rasakan dia dalam hati.
Bagaimana kau bisa tidur?

Sambil menatap mataku dalam mimpi.
Bunga Cintaku bilang padaku;

"Lebah kecilku kemarilah, ku tak ingin sendiri.."

kris


Kekasih

.
Kemarin kekasih begitu baik dan bertanya

"Bagaimana kau bisa hidup tanpa aku?"

"Seperti ikan tanpa air" jawabku

"Tetapi itu tidak mungkin" kekasih merajuk

Dan iapun menangis dipundakku

kris


Lidahku Kelu

.
Kekasih, hatiku menyuntuk kata.
Lidahku kelu diikat waktu.

Tak bisa ku ucap sepatahpun.
Sukmaku haus dan menggila.

Kau lah air murni yang terhidang didepanku.
Tapi tak bisa kureguk tuk lepaskan dahaga.

kris


Rinai Hujan

.
Ada rinai hujan jatuh.
Di sepotong sore yang basah.

Ada rasa yang bgini dekat.
Bagai langit dan awan jingganya.

Dingin yang dibawa percikan tirai airnya.
Tak luruhkan hangatnya hati didalam dada.

kris


Senin, 05 April 2010

Saat Subuh

.
Saat subuh cinta Tuhan merekah.
Jiwa setiap mahluk terbuka sayapnya.

Seluruh ruh mulai terbang meninggi.
Untuk mencapai tempat ini.

Aku bisa melihat Kekasihku.
Justru dengan mata terpejam.

kris


Minggu, 14 Maret 2010

Sang Pagi

.
Bagiku Engkaulah Sang Pagi.
Rona sinarMu biaskan seri.

Sapa embun, smilir angin dan ayun kembang.
RasaMu di rasaku lantunkan tembang.

Asal muasalMu hangatkan hatiku.
Yang semalam tadi dingin beku.

kris


TanganMu

.
Betapa bisa kuusapkan tanganku.
DilututMu yang Maha Rahasia.

Bawalah aku ditanganMu.
Genggam hatiku yang dungu.

kris


Rasa Sayang Itu

.
Rasa Sayang Itu.
Tak selalu harus diungkapkan.

Biarkan ia bersemayam,
bagai sebuah rahasia hati.

Karna disitulah letak keindahannya.

kris


Kamis, 11 Maret 2010

Kucintai Kau

.
Kucinta Kau dengan berbagai cara.
Kusingkirkan segala yang selain diriMu.

Karna Kaulah pemilik rasa.
Adalah tersibaknya tirai hingga kutatap Kau.

Tak ada pujian untukku dalam hal apapun.
Pujian hanya untukMu dalam hal apapun.

kris


Umat Kesucian - 4

.
Mereka tinggal disisi Yang Agung Yang Utama.
Bermanja-manja dalam lingkungan kudus di Sisi Nya.
Ruh mereka berpindah-pindah mengelilingi Nya.
Mereka datang menuju ketinggian dan kemuliaan disingasana.

Mereka pergi demi sesuatu yang lebih sempurna.
Hati mereka dengan kemuliaan tunggal dari sifat-sifat Nya.

Melangkah tegap dalam busana tauhid Nya.
Setelah itu sifatnya lebur dalam rahasia.
Menyimpannya lebih utama dan bijaksana.
Kan kusimpan ilmuku tentang Dia yang Dia jaga.
Dan kudermakan kebenaran yang kulihat memancar dari Nya.

Sebagian kusampaikan kepada manusia sesuai haknya.
Kutahan apa yang menurutku menahan lebih utama.
Yang maha pengasih memiliki rahasia.
Yang Dia lindungi pada ahlinya.
Sebab melindungi lebih mempesona.

rumi


Umat Kesucian - 3

.
Perasaannya begitu dekat dengan Tuhannya.
Pandangannya jauh kealam sana.
Ia bisa orang merdeka, atau hamba sahaya.

Sifatnya aneh, ilmunya langka.
Hatinya penaka, potongan besi baja.

Hatinya sungguh agung dan mulia.
Namun tak terlihat pandangan mata.
Kecuali mereka yang menyaksikannya.

Bagi mereka seluruh waktu adalah hari raya.
Dalam sehari berlangsung seribu hari raya.
Semua pecinta bahagia dengan hari raya.

Namun juga setiap waktu adalah juga hari pembalasan.
Siapa menjauh, takkan menemukan rasa bahagia.

rumi


Umat Kesucian - 2

.
Damai bersama Yang Esa.
Takkan dimiliki orang hina.
Takkan dirasakan oleh mereka.
Mereka yang terpedaya daya upaya.

Orang yang merasa damai bersamaNya.
Adalah mereka yang tajam akalnya.
Adalah mereka yang tulus amalnya.
Hanya untuk Allah semata.

rumi


Umat Kesucian - 1

.
Adalah sekelompok manusia.
Telah dibuat gelisah senantiasa.
Oleh keelokan sang Tuan mereka.
Seorang hamba jadi bercahaya.
Sesuai kadar cahaya Tuannya.

Dengan memandangNya.
Lenyaplah mereka dari selain Dia.
Alangkah indah pandangan mereka.
Terhadap keAgungan yang meliputi mereka.

rumi


Aku Dan Kau

.
Bahagia saat kita duduk di pendapa. Kau dan aku.
Dua sosok dua tubuh, namun hanya satu jiwa. Kau dan aku.
Harum semerbak dan nyanyi burung menebarkan kehidupan.
Pada saat kita memasuki taman. Kau dan aku.
Bintang-bintang yang beredar sengaja menatap kita lama-lama.
Bagai rembulan, kita seperti cahaya terang bagi mereka
Kau dan aku. Tak terpisahkan lagi, menyatu dalam nikmat tertinggi.
Bebas dari pendapat orang. Kau dan aku.
Semua burung yang terbang dilangit mengidap iri.
Lantaran kita tertawa-tawa bahagia Kau dan aku.
Sungguh ajaib. Kau dan aku.
Yang duduk bersama disudut rahasia.

rumi


Kau Dan Aku

.
Jiwa Nya tercampur ke dalam jiwaku.
Bagai anggur yang tercampur air murni.
Apabila sesuatu menyentuh Nya.
Akan pula menyentuhku.
Wahai didalam segala, Engkau adalah aku.
Aku adalah Dia yang kucinta dan Dia yang kucinta adalah aku.
Apabila dua jiwa bersemayam dalam satu raga.
Apabila engkau melihatku, pula melihatNya.
Dan apabila engkau melihat Dia.
Engkau akan menyaksikan kami berdua.

rumi


Ruh Suci - 4

.
Dan kemudian tujuanku.
Dibalik awan-awan, dibalik langit.

Daerah kekal tak mengenal, maut memburu.
Ibarat malaikat; tak terikat waktu.
Walau siang atau malam berlalu.

Hidup dan mati, gaib dan nyata.
Tempat muasal alam semesta.
Sebagai yang Tunggal dan Yang Segalanya.




Ruh Suci - 3

.
Matikanlah hasratmu .
Masukilah dalam hening ketiadaan diri .
Biarkan diri diserap Sang Maha Cahaya .

Hiduplah dalam mati .
Matilah dalam hidup .
Menyatulah kedalam Cahaya Diatas Cahaya .

Siang bagai malam .
Malam bagai siang .
Kembalilah pada sumber Cahaya Maha Cahaya.

kria


Ruh Suci - 2

.
Ketika Ruh ditiupkan .
Allah tanamkan pada diri manusia .
Sesuatu yang bersifat Illahi .

Namun pasti, setiap manusia punya ego dan hasrat .
Ego dan hasrat manusia pada dunia adalah hijab .
Menghalangi manusia tuk menuju Cahaya Maha Cahaya .

Jika ego dan hasrat menguasai hatimu .
Engkau adalah tawanan bagi tubuhmu .
Manusia harus berjuang mematikan ego dan hasrat.

kris


Ruh Suci - 1

.
Sebelum engkau menjadi jazad ini .
Engkau adalah ruh suci yang ditiupkan .
Kau adalah Ruh suci dalam tanah lempung Adam .
Aku tidak akan mengatakan sesuatu pun .
Sudahkah kau pikirkan matang-matang?
Saat ini engkau tidak akan mengenali dirimu sendiri dalam jubahmu .
Karena kau lumuri ia dengan nafsu yang terbungkus dalam tanah lempung Adam.




Allah Ruhullah

.
Bak Gula dan manisnya
Hakikatnya Ruhullah itu ada didalam manusia
Manusia itu sekedar bungkus perwujudan
Allah Yang Maha Agung wujudnya
Batinnya benar, begitupun lahirnya
Lahir dan batinnya sama-sama benar
Tiada perbedaan lahir dan batin
Sungguh sama belaka.

rumi


Aku Segalanya

.
Hatiku bisa menjelma berbagai bentuk.
Aku adalah apa saja.

Aku adalah angkasa bagi burung-burung.
Juga padang rumput bagi rusa-rusa.

Aku adalah kiani bagi sang raja, dan gubuk simiskin papa.
Akulah dupa untuk pertapa, biara bagi pendeta.

Serta lembaran Taurat, Zabur, Injil dan Al Quran.
Akulah ka'bah bagi yang shalat.

Cinta adalah agamaku kemanapun melangkah.
Cinta tetap agama dan keyakinanku.

rumi


Sirna

.
Dalam pasrah.
Hilanglah hamba.

Segala penuh Allah.
Diri lenyap sirna fana.

Lahir batin jiwa sukma.
Jasmani ruhani akal rasa.

Menerima mengasih panembah.
Menyembah Tuhan disembah.

Hidup menjadi cipta teratas.
Penuh rasa tiada batas.

kris


Satu

.
Ketika ruh dan Dzat bertemu.
Serta latifa-latifa menyatu.

Seluruh sekat jadi sirna.
Jarak dan waktu tiada berguna.

Bagaikan langit membelah.
Terbuka jalan mahabah.

Maka aku dan Dia.
Dua kekasih mencairkan cinta.

kris


Lebur

.
Ketika takbir dilafadzkan.
Hamba menyatu dengan Tuhan.

Satu tapi tak bersinggungan.
Smua lebur tiada teremban.

kris


Kembali Pada Kesejatian

.
Kembalilah pada kesejatianmu.
Karena jauh dikedalamanmu,
akan kau temukan jalan menuju Yang Tercinta.

Selama kau terikat erat pada perkara-perkara dunia,
kau tak mungkin bisa masuk pada jalan ini.

Tetapi bila dunia tak mengikatmu,
Kau akan memasukinya seperti dalam mimpi.

kris


Hijab

.
Allah menutup hati makhluk dengan hijab Nya yang halus.

Para ulama kan terhalang karena keluasan ilmunya.

Para zahhid terhijab karena ambisinya.

Para hukama tak mampu menembus karena kehalusan hikmahnya.

Hanya para pencinta sejati yang mampu menembusnya.

Adalah mereka yang menempatkan egonya dalam ketiadaan.

kris



Jelas Sudah

.
Jelas sudah bagiMu.
Tak ada yang semu.

Kecuali bagai sibuta.
Yang tak mengenal purnama.

Hanya Kau tabiri yang sudah jelas itu.
Bagaimana bisa mengetahui.
Jika tertutup pengetahuan sendiri.

kris


Aku CerminMu

.
Kau yang menciptakan malam nan gulita.
Dan aku yang membuat pelita.

Kau yang menciptakan tanah lempung Adam.
Aku yang membuat jambangan bunga.

Kau yang menciptakan gunung dan hutan belantara.
Aku yang membuat kebun dan taman-taman.

Dari batu-batuan yang Engkau ciptakan.
Aku membuat kaca mengkilap.

Agar Engkau dapat melihat sifatMu .
Memantul dari cerminku Ruhku.

rumi


Aku dan Dia

.
Aku memang tak sama dengan Dia.

Walau dari Dia kuperoleh cahaya diri Nya.

Egoku fana dalam egoNya.

Egoku fana dan hanya Dia yang Baqa.

Aku hanya debu hina dibawah langkah kaki Nya.

Hanya debu nista yang membentuk telapak kaki Nya sahaja.

kris


Jika

.
Jika ingin lebih mengenal Aku.
Kenalilah diri mu.

Kenalilah diri mu.
Maka kau akan mengenal Ku.

Sesungguhnya.
Aku lebih dekat dari urat leher mu.



Manusia Utama

.
Yang diam adalah lebih baik.
Itulah ibadah yang tanpa terputus.
Tanpa terikat waktu.

Sempurnalah orang itu.
Tubuhnya tidak ada yang tertinggal.
Itulah perjalanan yang sesungguhnya.

kris


Insan Kamil

.
Bakti yang unggul.
Tak kenal waktu.

Tingkah lakunya.
adalah sembahyangnya.

Ucapannya sedekah.
Sungguh pujian yang tiada putus.

kris


Kemuliaan

.
Akal manusia sungguh jahil
Peraturan Tuhan selalu ditawar
Bukannya segera ditaati

Perjalanan ini sungguh bikin sombong
Rasa-rasanya seperti hampir di puncak
Gara-gara akal, jadi kembali ke nol lagi

Ternyata menjadi manusia
Harus mengalami arti 'bertekuk lutut'
Sampai benar ada di dasar penderitaan

Baru setelah itu ngerti
Sungguh dibalik penderitaan
Ada kemuliaan.

kris


Gundah

.
Kuaju tanya dalam sujud.
Di spertiga malam tahajjud.

Kusisip rerampai wirid.
Di atas dingin sepi langit.

Kutunda setumpuk gundah.
Di grimis hujan resah basah.

Ku slalu rindui Kau.
Di pedih perih doaku.

kris


Kurindui

.
Kurindui hidupku yang dulu.
Ketika masih ruh suci lugu.

Tak kenal tempat dan nama.
Juga tiada kenal warna.

Hidup dialam fana penuh belenggu.
Lantaran kalbu terbungkus sifat palsu.

kris


Kudrat Iradat

.
Tiada yang sama pun menyerupai.
Dasarnya pribadi ialah Kudrat

Karsanya berdiri sendiri.
Akar mandiri itulah Iradat.

Dari tanpa rupa mnjadi warna-warni.
Lahir batin satu sebab sawiji.

kris


Qiyamuhu Bi Nafsihi

.
Manusia yang hakiki
Yang berdiri sendiri

Ibadah dasarnya pribadi
Bukan karna diluar diri

Berkehendak menurut karsa
Dari dalam sukma

Tiada sakit atau lelah
Suka duka semua musnah

kris


Diriku Dan DiriNya

.
Jauh dariNya, lebih panas daripada neraka.
DipangkuanNya, lebih tentram daripada surga.

kris


MengingatMu

.
Ada ribuan nafsu dihatiku.
Menyatu padu semenjak kumengenalMu.

Orang-orang yang kudengki dahulu.
Kini berbalik mendengki diriku.

Jadilah aku tuan dari mahluk segala penjuru.
Sejak Engkau menjadi Tuanku.

Wahai Segala,

Kubiarkan semua manusia memilikiMu.
Sebab kesibukanku kini adalah mengingatMu.

kris


Pasrahku

.
Dalam pasrahku.
Ingin kuberikan lebih,
dari yang Kau ingin.

Tapi Kau terlalu Besar dan Mulia untuk ingin.
Dan aku hanyalah sebutir angin.

Tak bisa kutandingi kasihMu padaku.
Namun ku tak punya pasrah yang lain.

kris


InginMu

.
Kau ingin kudatangi.
Juga ingin kupergi.

Kukan tinggalkan apa yang kuinginkan.
Demi apa yang Kau inginkan.

Kurela pada apa yang Kau relakan
Meski bagiku itu tak menyenangkan

kris