Perasaannya begitu dekat dengan Tuhannya.
Pandangannya jauh kealam sana.
Ia bisa orang merdeka, atau hamba sahaya.
Sifatnya aneh, ilmunya langka.
Hatinya penaka, potongan besi baja.
Hatinya sungguh agung dan mulia.
Namun tak terlihat pandangan mata.
Kecuali mereka yang menyaksikannya.
Bagi mereka seluruh waktu adalah hari raya.
Dalam sehari berlangsung seribu hari raya.
Semua pecinta bahagia dengan hari raya.
Namun juga setiap waktu adalah juga hari pembalasan.
Siapa menjauh, takkan menemukan rasa bahagia.
rumi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar