Rabu, 30 April 2014

Pecinta


/1/
Dibawah selasar langit,
kiniku berdiri.

Saat itu,
kau sisipkan suratan cinta dipelupuk mata,
kau sematkan siratan rindu di ujung waktu.

/2/
Ribuan langkah ku ukur, terpekur.

Bibir kelu, tubuh kaku, semua beku,
terikat waktu.

Berlari kucari, hingga ketepi,
jejakmu sirna tak berbekas, fana.

/3/
Wahai pecinta;

Bawakanku kepingan senja yang kemarin,
karna rasaku masih semu.

kris



Tidak ada komentar:

Posting Komentar