Minggu, 14 Maret 2010

Sang Pagi

.
Bagiku Engkaulah Sang Pagi.
Rona sinarMu biaskan seri.

Sapa embun, smilir angin dan ayun kembang.
RasaMu di rasaku lantunkan tembang.

Asal muasalMu hangatkan hatiku.
Yang semalam tadi dingin beku.

kris


TanganMu

.
Betapa bisa kuusapkan tanganku.
DilututMu yang Maha Rahasia.

Bawalah aku ditanganMu.
Genggam hatiku yang dungu.

kris


Rasa Sayang Itu

.
Rasa Sayang Itu.
Tak selalu harus diungkapkan.

Biarkan ia bersemayam,
bagai sebuah rahasia hati.

Karna disitulah letak keindahannya.

kris


Kamis, 11 Maret 2010

Kucintai Kau

.
Kucinta Kau dengan berbagai cara.
Kusingkirkan segala yang selain diriMu.

Karna Kaulah pemilik rasa.
Adalah tersibaknya tirai hingga kutatap Kau.

Tak ada pujian untukku dalam hal apapun.
Pujian hanya untukMu dalam hal apapun.

kris


Umat Kesucian - 4

.
Mereka tinggal disisi Yang Agung Yang Utama.
Bermanja-manja dalam lingkungan kudus di Sisi Nya.
Ruh mereka berpindah-pindah mengelilingi Nya.
Mereka datang menuju ketinggian dan kemuliaan disingasana.

Mereka pergi demi sesuatu yang lebih sempurna.
Hati mereka dengan kemuliaan tunggal dari sifat-sifat Nya.

Melangkah tegap dalam busana tauhid Nya.
Setelah itu sifatnya lebur dalam rahasia.
Menyimpannya lebih utama dan bijaksana.
Kan kusimpan ilmuku tentang Dia yang Dia jaga.
Dan kudermakan kebenaran yang kulihat memancar dari Nya.

Sebagian kusampaikan kepada manusia sesuai haknya.
Kutahan apa yang menurutku menahan lebih utama.
Yang maha pengasih memiliki rahasia.
Yang Dia lindungi pada ahlinya.
Sebab melindungi lebih mempesona.

rumi


Umat Kesucian - 3

.
Perasaannya begitu dekat dengan Tuhannya.
Pandangannya jauh kealam sana.
Ia bisa orang merdeka, atau hamba sahaya.

Sifatnya aneh, ilmunya langka.
Hatinya penaka, potongan besi baja.

Hatinya sungguh agung dan mulia.
Namun tak terlihat pandangan mata.
Kecuali mereka yang menyaksikannya.

Bagi mereka seluruh waktu adalah hari raya.
Dalam sehari berlangsung seribu hari raya.
Semua pecinta bahagia dengan hari raya.

Namun juga setiap waktu adalah juga hari pembalasan.
Siapa menjauh, takkan menemukan rasa bahagia.

rumi


Umat Kesucian - 2

.
Damai bersama Yang Esa.
Takkan dimiliki orang hina.
Takkan dirasakan oleh mereka.
Mereka yang terpedaya daya upaya.

Orang yang merasa damai bersamaNya.
Adalah mereka yang tajam akalnya.
Adalah mereka yang tulus amalnya.
Hanya untuk Allah semata.

rumi


Umat Kesucian - 1

.
Adalah sekelompok manusia.
Telah dibuat gelisah senantiasa.
Oleh keelokan sang Tuan mereka.
Seorang hamba jadi bercahaya.
Sesuai kadar cahaya Tuannya.

Dengan memandangNya.
Lenyaplah mereka dari selain Dia.
Alangkah indah pandangan mereka.
Terhadap keAgungan yang meliputi mereka.

rumi


Aku Dan Kau

.
Bahagia saat kita duduk di pendapa. Kau dan aku.
Dua sosok dua tubuh, namun hanya satu jiwa. Kau dan aku.
Harum semerbak dan nyanyi burung menebarkan kehidupan.
Pada saat kita memasuki taman. Kau dan aku.
Bintang-bintang yang beredar sengaja menatap kita lama-lama.
Bagai rembulan, kita seperti cahaya terang bagi mereka
Kau dan aku. Tak terpisahkan lagi, menyatu dalam nikmat tertinggi.
Bebas dari pendapat orang. Kau dan aku.
Semua burung yang terbang dilangit mengidap iri.
Lantaran kita tertawa-tawa bahagia Kau dan aku.
Sungguh ajaib. Kau dan aku.
Yang duduk bersama disudut rahasia.

rumi


Kau Dan Aku

.
Jiwa Nya tercampur ke dalam jiwaku.
Bagai anggur yang tercampur air murni.
Apabila sesuatu menyentuh Nya.
Akan pula menyentuhku.
Wahai didalam segala, Engkau adalah aku.
Aku adalah Dia yang kucinta dan Dia yang kucinta adalah aku.
Apabila dua jiwa bersemayam dalam satu raga.
Apabila engkau melihatku, pula melihatNya.
Dan apabila engkau melihat Dia.
Engkau akan menyaksikan kami berdua.

rumi


Ruh Suci - 4

.
Dan kemudian tujuanku.
Dibalik awan-awan, dibalik langit.

Daerah kekal tak mengenal, maut memburu.
Ibarat malaikat; tak terikat waktu.
Walau siang atau malam berlalu.

Hidup dan mati, gaib dan nyata.
Tempat muasal alam semesta.
Sebagai yang Tunggal dan Yang Segalanya.




Ruh Suci - 3

.
Matikanlah hasratmu .
Masukilah dalam hening ketiadaan diri .
Biarkan diri diserap Sang Maha Cahaya .

Hiduplah dalam mati .
Matilah dalam hidup .
Menyatulah kedalam Cahaya Diatas Cahaya .

Siang bagai malam .
Malam bagai siang .
Kembalilah pada sumber Cahaya Maha Cahaya.

kria


Ruh Suci - 2

.
Ketika Ruh ditiupkan .
Allah tanamkan pada diri manusia .
Sesuatu yang bersifat Illahi .

Namun pasti, setiap manusia punya ego dan hasrat .
Ego dan hasrat manusia pada dunia adalah hijab .
Menghalangi manusia tuk menuju Cahaya Maha Cahaya .

Jika ego dan hasrat menguasai hatimu .
Engkau adalah tawanan bagi tubuhmu .
Manusia harus berjuang mematikan ego dan hasrat.

kris


Ruh Suci - 1

.
Sebelum engkau menjadi jazad ini .
Engkau adalah ruh suci yang ditiupkan .
Kau adalah Ruh suci dalam tanah lempung Adam .
Aku tidak akan mengatakan sesuatu pun .
Sudahkah kau pikirkan matang-matang?
Saat ini engkau tidak akan mengenali dirimu sendiri dalam jubahmu .
Karena kau lumuri ia dengan nafsu yang terbungkus dalam tanah lempung Adam.




Allah Ruhullah

.
Bak Gula dan manisnya
Hakikatnya Ruhullah itu ada didalam manusia
Manusia itu sekedar bungkus perwujudan
Allah Yang Maha Agung wujudnya
Batinnya benar, begitupun lahirnya
Lahir dan batinnya sama-sama benar
Tiada perbedaan lahir dan batin
Sungguh sama belaka.

rumi


Aku Segalanya

.
Hatiku bisa menjelma berbagai bentuk.
Aku adalah apa saja.

Aku adalah angkasa bagi burung-burung.
Juga padang rumput bagi rusa-rusa.

Aku adalah kiani bagi sang raja, dan gubuk simiskin papa.
Akulah dupa untuk pertapa, biara bagi pendeta.

Serta lembaran Taurat, Zabur, Injil dan Al Quran.
Akulah ka'bah bagi yang shalat.

Cinta adalah agamaku kemanapun melangkah.
Cinta tetap agama dan keyakinanku.

rumi


Sirna

.
Dalam pasrah.
Hilanglah hamba.

Segala penuh Allah.
Diri lenyap sirna fana.

Lahir batin jiwa sukma.
Jasmani ruhani akal rasa.

Menerima mengasih panembah.
Menyembah Tuhan disembah.

Hidup menjadi cipta teratas.
Penuh rasa tiada batas.

kris


Satu

.
Ketika ruh dan Dzat bertemu.
Serta latifa-latifa menyatu.

Seluruh sekat jadi sirna.
Jarak dan waktu tiada berguna.

Bagaikan langit membelah.
Terbuka jalan mahabah.

Maka aku dan Dia.
Dua kekasih mencairkan cinta.

kris


Lebur

.
Ketika takbir dilafadzkan.
Hamba menyatu dengan Tuhan.

Satu tapi tak bersinggungan.
Smua lebur tiada teremban.

kris


Kembali Pada Kesejatian

.
Kembalilah pada kesejatianmu.
Karena jauh dikedalamanmu,
akan kau temukan jalan menuju Yang Tercinta.

Selama kau terikat erat pada perkara-perkara dunia,
kau tak mungkin bisa masuk pada jalan ini.

Tetapi bila dunia tak mengikatmu,
Kau akan memasukinya seperti dalam mimpi.

kris


Hijab

.
Allah menutup hati makhluk dengan hijab Nya yang halus.

Para ulama kan terhalang karena keluasan ilmunya.

Para zahhid terhijab karena ambisinya.

Para hukama tak mampu menembus karena kehalusan hikmahnya.

Hanya para pencinta sejati yang mampu menembusnya.

Adalah mereka yang menempatkan egonya dalam ketiadaan.

kris



Jelas Sudah

.
Jelas sudah bagiMu.
Tak ada yang semu.

Kecuali bagai sibuta.
Yang tak mengenal purnama.

Hanya Kau tabiri yang sudah jelas itu.
Bagaimana bisa mengetahui.
Jika tertutup pengetahuan sendiri.

kris


Aku CerminMu

.
Kau yang menciptakan malam nan gulita.
Dan aku yang membuat pelita.

Kau yang menciptakan tanah lempung Adam.
Aku yang membuat jambangan bunga.

Kau yang menciptakan gunung dan hutan belantara.
Aku yang membuat kebun dan taman-taman.

Dari batu-batuan yang Engkau ciptakan.
Aku membuat kaca mengkilap.

Agar Engkau dapat melihat sifatMu .
Memantul dari cerminku Ruhku.

rumi


Aku dan Dia

.
Aku memang tak sama dengan Dia.

Walau dari Dia kuperoleh cahaya diri Nya.

Egoku fana dalam egoNya.

Egoku fana dan hanya Dia yang Baqa.

Aku hanya debu hina dibawah langkah kaki Nya.

Hanya debu nista yang membentuk telapak kaki Nya sahaja.

kris


Jika

.
Jika ingin lebih mengenal Aku.
Kenalilah diri mu.

Kenalilah diri mu.
Maka kau akan mengenal Ku.

Sesungguhnya.
Aku lebih dekat dari urat leher mu.



Manusia Utama

.
Yang diam adalah lebih baik.
Itulah ibadah yang tanpa terputus.
Tanpa terikat waktu.

Sempurnalah orang itu.
Tubuhnya tidak ada yang tertinggal.
Itulah perjalanan yang sesungguhnya.

kris


Insan Kamil

.
Bakti yang unggul.
Tak kenal waktu.

Tingkah lakunya.
adalah sembahyangnya.

Ucapannya sedekah.
Sungguh pujian yang tiada putus.

kris


Kemuliaan

.
Akal manusia sungguh jahil
Peraturan Tuhan selalu ditawar
Bukannya segera ditaati

Perjalanan ini sungguh bikin sombong
Rasa-rasanya seperti hampir di puncak
Gara-gara akal, jadi kembali ke nol lagi

Ternyata menjadi manusia
Harus mengalami arti 'bertekuk lutut'
Sampai benar ada di dasar penderitaan

Baru setelah itu ngerti
Sungguh dibalik penderitaan
Ada kemuliaan.

kris


Gundah

.
Kuaju tanya dalam sujud.
Di spertiga malam tahajjud.

Kusisip rerampai wirid.
Di atas dingin sepi langit.

Kutunda setumpuk gundah.
Di grimis hujan resah basah.

Ku slalu rindui Kau.
Di pedih perih doaku.

kris


Kurindui

.
Kurindui hidupku yang dulu.
Ketika masih ruh suci lugu.

Tak kenal tempat dan nama.
Juga tiada kenal warna.

Hidup dialam fana penuh belenggu.
Lantaran kalbu terbungkus sifat palsu.

kris


Kudrat Iradat

.
Tiada yang sama pun menyerupai.
Dasarnya pribadi ialah Kudrat

Karsanya berdiri sendiri.
Akar mandiri itulah Iradat.

Dari tanpa rupa mnjadi warna-warni.
Lahir batin satu sebab sawiji.

kris


Qiyamuhu Bi Nafsihi

.
Manusia yang hakiki
Yang berdiri sendiri

Ibadah dasarnya pribadi
Bukan karna diluar diri

Berkehendak menurut karsa
Dari dalam sukma

Tiada sakit atau lelah
Suka duka semua musnah

kris


Diriku Dan DiriNya

.
Jauh dariNya, lebih panas daripada neraka.
DipangkuanNya, lebih tentram daripada surga.

kris


MengingatMu

.
Ada ribuan nafsu dihatiku.
Menyatu padu semenjak kumengenalMu.

Orang-orang yang kudengki dahulu.
Kini berbalik mendengki diriku.

Jadilah aku tuan dari mahluk segala penjuru.
Sejak Engkau menjadi Tuanku.

Wahai Segala,

Kubiarkan semua manusia memilikiMu.
Sebab kesibukanku kini adalah mengingatMu.

kris


Pasrahku

.
Dalam pasrahku.
Ingin kuberikan lebih,
dari yang Kau ingin.

Tapi Kau terlalu Besar dan Mulia untuk ingin.
Dan aku hanyalah sebutir angin.

Tak bisa kutandingi kasihMu padaku.
Namun ku tak punya pasrah yang lain.

kris


InginMu

.
Kau ingin kudatangi.
Juga ingin kupergi.

Kukan tinggalkan apa yang kuinginkan.
Demi apa yang Kau inginkan.

Kurela pada apa yang Kau relakan
Meski bagiku itu tak menyenangkan

kris


Yang Hilang

.
Segala sesuatu Kau ampuni.
Selain keberpalinganku.

Sungguh telah kuserahkan padaMu.
Apa yang hilang dariku.

Sekarang berikanlah padaku.
Apa yang pernah hilang dulu.

kris


Sejati

.
Jika cintamu sejati.
Pasti Ia kau taati.

Hanya kepada kekasih hati.
Pencinta sejati mesti mematuhi.

kris


Ku Tak Punya

.
Ku tak punya apa-apa.
Selain ingat kecemasan pada Nya.

Yang menggelegakan api cinta.
Dan kerinduan direlung dada.

kris


Rabu, 10 Maret 2010

Mahligai

.
Menafsir nadir
tetabir getir.

Meretas atas
batas getas.

Merasa asa
bahasa kuasa.

Menyurat rasa
Menyirat makna.

kris


Ia Sembunyikan Cinta

.
Ia sembunyikan cinta.

Tapi air mata menyuratkan rasa.
Dan jiwa menyiratkan makna.

kris


Kata Itu

.
Tertutur rapi hanya dalam hati.
Dalam diam dan sepi.

Sedang rembulan bisu diangkasa.
Menaburkan suara.

kris


Gelisah

.
Hanya berdiam diri.
Diwilayah cinta kasih Mu.

Selama itu lubuk hati.
Memendam gelisah selalu.

kris


Kerinduan


Cinta dan kerinduan.

Telah membuat aku jadi begini.
Seperti yang Kau lihat ini.


kris