Puisikris
•puisisikris•puisikrissi•krispuisisi•sikrispuisi•puisisikris•
Jumat, 30 April 2010
Kesadaranku
.
Sebentar tadi petang meremang.
Pisahkan malam dari siang.
Kala malam kelam tenggelam.
AuraMu gumun menebar harum.
Kini ku luruh rindu dalam sepi.
Hanya bisa tatap diri sendiri.
kris
Senin, 19 April 2010
CintaMu
.
CintaMu tlah menjorokkan aku.
Kedalam kubangan salah paham.
CintaMu tlah mengubah diriku.
Menjadi bukan lagi diriku.
Kau lah hakikat terik mentari.
Aku cuma bayang daun cemara.
Ketika Kau sinari kepalaku.
Aku mengecil, cair dan lenyap.
kris
Pertama
.
Pertama kali kulihat Cinta.
Kulempar hatiku dikakiNya.
Lalu kubertanya pada Cinta.
"Sungguh Kau dan aku dua?"
Cinta bilang, "Kita adalah satu,
kalau dua pasti matamu juling"
kris
Antara Mimpi
.
Kepala yang tertidur diatas bantal itu.
Lenyap diantara mimpi-mimpi.
Jika kau rasakan dia dalam hati.
Bagaimana kau bisa tidur?
Sambil menatap mataku dalam mimpi.
Bunga Cintaku bilang padaku;
"Lebah kecilku kemarilah, ku tak ingin sendiri.."
kris
Kekasih
.
Kemarin kekasih begitu baik dan bertanya
"Bagaimana kau bisa hidup tanpa aku?"
"Seperti ikan tanpa air" jawabku
"Tetapi itu tidak mungkin" kekasih merajuk
Dan iapun menangis dipundakku
kris
Lidahku Kelu
.
Kekasih, hatiku menyuntuk kata.
Lidahku kelu diikat waktu.
Tak bisa ku ucap sepatahpun.
Sukmaku haus dan menggila.
Kau lah air murni yang terhidang didepanku.
Tapi tak bisa kureguk tuk lepaskan dahaga.
kris
Rinai Hujan
.
Ada rinai hujan jatuh.
Di sepotong sore yang basah.
Ada rasa yang bgini dekat.
Bagai langit dan awan jingganya.
Dingin yang dibawa percikan tirai airnya.
Tak luruhkan hangatnya hati didalam dada.
kris
Senin, 05 April 2010
Saat Subuh
.
Saat subuh cinta Tuhan merekah.
Jiwa setiap mahluk terbuka sayapnya.
Seluruh ruh mulai terbang meninggi.
Untuk mencapai tempat ini.
Aku bisa melihat Kekasihku.
Justru dengan mata terpejam.
kris
Postingan Lebih Baru
Postingan Lama
Beranda
Langganan:
Komentar (Atom)